1.
|
Gambar
diatas adalah gambar hasil pengukuran dengan jangka sorong.Garis yang lurus
antara skala utama dan skala nonius ditunjukkan oleh anak panah. Kesimpulan
hasil pengukuran diatas adalah
A.
|
60,50 mm
|
B.
|
67,05
mm
|
C.
|
67,50 mm
|
D.
|
67,07
mm
|
E.
|
67,70
mm
|
|
|
|
2.
|
Salah satu langkah
yang harus diperhatikan pada saat memeriksa kebocoran sistem
pendingin dengan menggunakan radiator cap tester adalah
A.
|
Memompa
radiator cap tester sampai tekanannya 0,2 Kg/cm2
|
B.
|
Memompa radiator cap tester sampai tekanannya 1,2 Kg/cm2
|
C.
|
Memompa
radiator cap tester sampai tekanannya 12 Kg/cm2
|
D.
|
Suhu
mesin harus dipanaskan dulu sampai mencapai suhu kerjanya
|
E.
|
Suhu
mesin dibiarkan dulu sampai mencapai suhu ruang
|
|
|
|
3.
|
Nilai komponen tahanan yang akan diperiksa berkisar 0,2
ohm.Alat yang akan digunakan untuk mengukur adalah Multi Tester.Langkah
yang paing tepat untuk mengukur nilai tahanan tersebut adalah
A.
|
Menempatkan selector
multi tester pada daerah (range) ohm meter dengan Batas ukur x 1 Ω (ohm
|
B.
|
Menempatkan selector multi tester pada daerah
(range) ohm meter dengan Batas ukur x 10 Ω (ohm)
|
C.
|
Menempatkan selector multi tester pada daerah
(range) ohm meter dengan Batas ukur x 100 Ω (ohm)
|
D.
|
Menempatkan selector multi tester pada daerah
(range) ohm meter dengan Batas ukur x 1 K Ω (ohm)
|
E.
|
Menempatkan selector multi tester pada daerah
(range) ohm meter dengan Batas ukur x 1 M Ω (ohm)
|
|
|
|
4.
|
Manakah pernyataan berikut ini yang paling tepat pada
saat melakukan cara pemeriksaan sistem pendinginan
A.
|
Katup
vakum tutup radiator diperiksa dengan menggunakan radiator cap tester
|
B.
|
Pembukaan
katup thermostat diperiksa dengan menggunakan radiator cap tester
|
C.
|
Pembukaan
Katup thermostat diperiksa dengan mencelupkian pada air yang suhunya 50o
c
|
D.
|
Pembukaan
Katup thermostat diperiksa dengan mencelupkian pada air yang suhunya 50o
F
|
E.
|
Pembukaan Katup thermostat diperiksa dengan mencelupkian pada
air sampai mencapai suhu kerja mesin (± 900 c)
|
|
|
|
5.
|
Langkah pertama untuk memeriksa kebocoran sistem pendingin
A.
|
Memasang radiator cap tester yang sesuai pada lubang mulut
radiator
|
B.
|
Mengganti
air di dalam radiator dan mantel-air dengan air yang bersih
|
C.
|
Memeriksa
kualitas air pendingin
|
D.
|
Menambah
zat pendingin (coolant) ke dalam radiator
|
E.
|
Memompa
dulu radiator cap terster beberapa kali, kemudian diapasangkan pada
lubang mulut radiator
|
|
|
|
6.
|
Salah satu langkah pada saat menyetel tali kipas
pendingin adalah
A.
|
Menggunakan
sping scale untuk mengukur berat tali kipas
|
B.
|
Menggunakan
mistar baja untuk mengukur diameter tali kipas
|
C.
|
Mengencangkan kembali baud dudukan alternator bila kelenturan
tali kipas sudah sesuai spesifikasi
|
D.
|
Mengolesi
tali kipas dengan pelumas SAE 10
|
E.
|
Mengendorkan
baud pengikat puli poros engkol
|
|
|
|
7.
|
Cara kerja sistem tenaga (power system ) pada motor
bensin yang menggunakan karburator dua barrel adalah
A.
|
Bahan bakar ditambah melalui power valve dan keluar melalui
primary main nozzle
|
B.
|
Bahan
bakar ditambah melalui power valve dan keluar melalui secondary main
nozzle
|
C.
|
Bahan
bakar ditambah melalui primary main jet dan keluar melalui primary main
nozzle
|
D.
|
Bahan
bakar ditambah melalui power valve dan keluar melalui slow port
|
E.
|
Bahan
bakar ditambah melalui power valve dan keluar melalui slow port dan primary
main nozzle
|
|
|
|
8.
|
Bila motor bensin tidak dapat berputar stasioner, tetapi
dapat berjalan baik pada putaran tinggi, maka bagian yang perlu diperiksa
adalah
A.
|
Idle port
|
B.
|
Primary
Main jet
|
C.
|
Secondary
main jet
|
D.
|
Primary
main nozzle
|
E.
|
Secondary
main nozzle
|
|
|
|
9.
|
Untuk mengurangi kadar CO pada gas buang dapat dilakukan
dengan menyetel karburator. Caranya adalah
A.
|
Memutar sekrup penyetel gas ke arah dalam
(mengencangkan)
|
B.
|
Memutar sekrup penyetel gas ke arah luar (mengendorkan
|
C.
|
Memutar sekrup campuran idle ke arah luar (mengendorkan).
|
D.
|
Memutar sekrup campuran idle ke arah dalam (mengencangkan)
|
E.
|
Menaikkan
tinggi permukaan bahan bakar pada ruang pelampung
|
|
|
|
10.
|
Bila kendaraan motor bensin dengan karburator terjadi
gejala gangguan, mesin berjalan tesendat-sendat pada putaran tinggi dan
bila gas tidak diturunkan mesin bisa
mati, maka kemungkinan kerusakan yang terjadi pada sistem bahan bakarnya
adalah
A.
|
Permukaan bensin di ruang pelampung terlalu tinggi
|
B.
|
Sekrup
penyetel campuran idle terlalu ke dalam (kencang)
|
C.
|
Pompa
percepatan tidak berfungsi
|
D.
|
Power
valve macet
|
E.
|
Saringan bahan bakar kotor
|
|
|
|
11.
|
Katup delivery pada pompa injeksi motor disel saat
bergerak turun kembali menuju dudukannya bekerja ……
A.
|
melakukan langkah penekanan bahan bakar ke nozzle
|
B.
|
mencegahan tetesan bahan bakar pada nozzle
|
C.
|
melakukan langkah penghematan bahan bakar
|
D.
|
meratakan
tekanan
|
E.
|
mengegah
bahan bakar kembali ke tangki bahan bakar
|
|
|
|
12.
|
Salah satu langkah memeriksa saat injeksi bahan bakar
pada motor disel.tipe inline dapat dilakukan dengan cara
A.
|
melepas katup delivery beserta pegasnya, pasang kembali katup
delivery holder kemudian memutar poros
engkol sampai bahan bakar berhenti keluar dari pompa injeksi no. 1
|
B.
|
melepas
katup delivery beserta pegasnya, pasang kembali katup delivery holder
kemudian memutar poros engkol sampai bahan
bakar keluar dari pompa injeksi no. 1
|
C.
|
melepas
katup delivery beserta pegasnya, pasang kembali katup delivery holder
kemudian memutar poros engkol sampai bahan
bakar keluar dari pompa injeksi no. 2
|
D.
|
melepas
katup delivery beserta pegasnya, pasang kembali katup delivery holder
kemudian memutar poros engkol sampai bahan
bakar keluar dari pompa injeksi no.
|
E.
|
melepas
katup delivery beserta pegasnya, pasang kembali katup delivery holder
kemudian memutar poros engkol sampai bahan
bakar keluar dari pompa injeksi no. 4
|
|
|
|
13.
|
Pada motor diesel yang menggunakan sistem ruang bakar
injeksi langsung (direct injection) terjadi gangguan motor berjalan pincang
dapat didiagnosa kemungkinan penyebabnya adalah
A.
|
Di
dalam Pompa injeksi terdapat udara
|
B.
|
Sedimenter
sudah terlalu banyak mengandung air
|
C.
|
Salah satu nozzle
tersumbat
|
D.
|
Saat
injeksi bahan bakar tidak tepat
|
E.
|
Sudut
phasing pompa injeksi tidak tepat
|
|
|
|
14.
|
Batere/accu mobil yang sudah diisi elektrolit dapat
rusak jika tidak digunakan dalam waktu yang relatif
lama dan tidak diisi (charge). Penyebabnya adalah
A.
|
Adanya self discharging (pengosongan sendiri)
|
B.
|
Bj
elektrolit batere naik
|
C.
|
Terjadi
penguapan asam sulfat
|
D.
|
Plat
negative batere menjadi rapuh
|
E.
|
Plat
positif batere mudah mencair
|
|
|
|
15.
|
Hasil pengukuran sistem pengapian motor bensin 4 langkah
4 silinder dengan menggunakan dwell tester menunjukkan 62 0 .
Cara perbaikannya adalah
A.
|
Memutar
rumah distributor searah putaran rotor
|
B.
|
Memutar
rumah distributor berlawanan arah putaran rotor
|
C.
|
Menyetel celah kontak platina lebih lebar
|
D.
|
Menyetel
celah kontak platina lebih sempit
|
E.
|
Mengampelas
titik kontak platina sampai rata
|
|
|
|
16.
|
Motor bensin 4 langkah 4 silinder FO 1342 dengan posisi
Top 4 ( posisi torak silinder no. 4
berada pada TMA langkah kompresi ), maka katup-katup yang dapat
distel adalah….
A.
|
Katup
isap silinder no. 2
|
B.
|
Katup buang silinder no. 2
|
C.
|
Katup
buang silinder no. 3
|
D.
|
Katup
isap silinder no. 1
|
E.
|
Katup
buang silinder no. 1
|
|
|
|
17.
|
Salah satu syarat untuk memeriksa tekanan kompresi motor
bensin 4 langkah 4 silinder adalah……..
A.
|
Putaran motor minimal 250 rpm
|
B.
|
Suhu
air pendingin mesin 200 C
|
C.
|
Katup
gas harus tertutup penuh
|
D.
|
Pastikan
saklar AC mobil off
|
E.
|
Pastikan
semua saklar lampu off
|
|
|
|
18.
|
Berikut
ini adalah pernyataan-pernyataan yang berhubungan dengan cara kerja kopling
gesek jenis diafragma. Pilihlah pernyataan yang paling tepat
A.
|
Pada saat pedal kopling dilepas penuh maka plat kopling
tertekan oleh plat penekan (pressure plate)
|
B.
|
Pada
saat pedal kopling ditekan maka jarak antara (gap) plat kopling dan plate
penekan (pressure Plate) ± 0,1 mm
|
C.
|
Pada
saat pedal kopling ditekan maka garfu pembebas (release fork) langsung
menekan plate penekan (pressure Plate)
|
D.
|
Pada
saat pedal kopling ditekan maka garfu pembebas (release fork) langsung
membebaskan plat kopling
|
E.
|
Pada
saat pedal kopling dilepas maka plat kopling juga terlepas dari plat
penekan
|
|
|
|
19.
|
Berikut
ini adalah pernyataan-pernyataan yang berhubungan dengan cara pemeriksaan
komponen-komponen jenis kopling gesek untuk kendaraan ringan. Pilihlah
pernyataan yang paling tepat
A.
|
Hasil
pengkuran kedalaman paku keling plat kopling 1,0 mm, maka plat kopling
harus diganti
|
B.
|
Hasil pengkuran run out (kerataan permukaan putar) flywheel
dengan menggunakan dial gauge 1.0 mm, maka flywheel harus diganti
|
C.
|
Hasil
pengkuran run out (kerataan permukaan putar) plat kopling dengan
menggunakan dial gauge 0,2 mm, maka plat kopling harus diganti
|
D.
|
Hasil
pengkuran lebar (width) keausan pegas penekan diagfragma 3 mm, maka
clutch cover assy harus diganti
|
E.
|
Hasil
pengkuran kedalaman (depth) keausan pegas penekan diagfragma 0,2 mm, maka
clutch cover assy harus diganti
|
|
|
|
20.
|
Gambar
di bawah ini yang menunjukkan cara penyetelan jarak bebas (free play)
kopling adalah …
A.
|
Gambar 2 dan gambar 3
|
B.
|
Gambar
1
|
C.
|
Gambar
2
|
D.
|
Gambar
3
|
E.
|
Gambar
1 dan gambar 2
|
|
|
|
21.
|
Gambar di bawah ini menunjukkan cara kerja transmisi manual tipe synchromesh.
Urutan cara kerja yang benar
menurut gambar diatas adalah
A.
|
Dari
gambar 1 ke gambar 2 ke gambar 3
|
B.
|
Dari
gambar 3 ke gambar 1 ke gambar 2
|
C.
|
Dari
gambar 3 ke gambar 2 ke gambar 1
|
D.
|
Dari gambar 2 ke gambar 1 ke gambar 3
|
E.
|
Dari
gambar 2 ke gambar 3 ke gambar 1
|
|
|
|
22.
|
Gambar
di bawah ini menunjukkan pemeriksaan komponen transmisi tipe synchromesh.
Bagian yang diperiksa adalah
A.
|
Keausan
gigi kecepatan
|
B.
|
Keusan
gigi synchronizer ring
|
C.
|
Celah dorong(clearance) synchronizer ring
|
D.
|
Ketebalan
gigi synchronizer ring
|
E.
|
Tinggi
gigi synchronizer ring
|
|
|
|
23.
|
Gambar
di bawah ini menunjukkan pemeriksaan garden (diffrerential.. Bagian yang
diperiksa adalah
A.
|
Keausan
ring gear
|
B.
|
Run out ( kerataan permukaan putar ring gear)
|
C.
|
Backlash
ring gear
|
D.
|
Lebar
ring gear
|
E.
|
Jarak
antar ring gear dengan drive pinion
|
|
|
|
24.
|
Gambar di bawah ini menunjukkan penyetelan garden
(diffrerential).

A.
|
Gambar
1 penyetelan preload drive pinion, gambar 2 penyetelan backlash ring gear
|
B.
|
Gambar
1 penyetelan backlash ring gear, gambar 2 penyetelan lanjutan backlash
|
C.
|
Gambar
1 penyetelan celah (clearance) ring gear, gambar 2 penyetelan preload
drive pinion
|
D.
|
Gambar 1 penyetelan backlash ring gear, gambar 2 penyetelan
preload drive pinion
|
E.
|
Gambar
1 penyetelan celah (clearance) ring gear, gambar 2 penyetelan lanjutan
celah (clearance) ring gear
|
|
25.
|
Perhatikan
gambar di bawah ini dengan teliti. Kendaraan yang diperiksa ini menggunakan
rem depan model cakram (disc brake), sedangkan rem belakang menggunakan rem
tromol (drum brake)
A.
|
Gambar 1 menunjukkan pemeriksaan kelonggaran bantalan hub penggerak
depan
|
B.
|
Gambar
2 menunjukkan pemeriksaan kelonggoran bantalan hub penggerak depan
|
C.
|
Gambar
3 menunjukkan pemeriksaan kelonggoran bantalan hub penggerak depan
|
D.
|
Gambar
4 menunjukkan pemeriksaan kelonggaran bantalan poros penggerak belakang
|
E.
|
Gambar
3 menunjukkan pemeriksaan run out bantalan poros penggerak belakang
|
|
|
|
|
|
26.
|
Kode
spesifikasi ban tubeless 185 – R – 14 - 4PR
Kode tersebut berarti :
A.
|
14
PR berarti ketebalan ban (cm)
|
B.
|
R
berarti radius ban
|
C.
|
185 berarti lebar ban (mm)
|
D.
|
4
PR berarti Lebar ban (cm)
|
E.
|
185
berarti batas kecepatan( km/jam)
|
|
|
|
27.
|
Perhatikan
gambar di bawah ini dengan teliti

A.
|
Bila
tromol rem berputar sesuai dengan arah panah maka sepatu rem kiri akan
mempunyai tekanan pengereman yang tinggi (leading) dan sepatu rem kanan
mempunyai tekanan pengereman yang lemah(trailing)
|
B.
|
Bila tromol rem berputar sesuai dengan arah panah maka sepatu
rem kiri akan mempunyai tekanan pengereman yang tinggi (leading) dan
sepatu rem kanan mempunyai tekanan pengereman yang tinggi (leading)
|
C.
|
Bila
tromol rem berputar berlawanan dengan arah panah maka sepatu rem kiri
akan mempunyai tekanan pengereman yang lemah (trailing) dan sepatu rem
kanan mempunyai tekanan pengereman yang tinggi (leading)
|
D.
|
Bila
tromol rem berputar berlawanan dengan arah panah maka sepatu rem kiri
akan mempunyai tekanan pengereman yang tinggi (leading) dan sepatu rem
kanan mempunyai tekanan pengereman yang lemah (trailing)
|
E.
|
Bila
tromol rem berputar sesuai dengan arah panah maka sepatu rem kiri akan
mempunyai tekanan pengereman yang lemah (trailing) dan sepatu rem kanan
mempunyai tekanan pengereman yang tinggi
|
|
|
|
28.
|
Gambar
di bawah menunjukkan cara kerja rem cakram tipe :
A.
|
Fixed Caliper
|
B.
|
Double
fixed Caliper
|
C.
|
Fixed
Floating Caliper
|
D.
|
Semi
fixed Caliper
|
E.
|
Floating
Caliper
|
|
|
|
29.
|
Gambar di bawah adalah komponen-komponen rem
tromol.Komponen yang diperiksa diameternya adalah….
A.
|
Komponen no 1 dan 4
|
|
B.
|
Komponen
no 2 dan 5
|
C.
|
Komponen
no 3 dan 5
|
D.
|
Komponen
no 4 dan 5
|
E.
|
Komponen
no 1 dan 2
|
|
|
|
30.
|
Gambar di bawah adalah komponen-komponen rem
cakram.Komponen yang mutlak memerlukan udara bertekanan (kompresor) untuk
memeriksa dan membersihkan kotoran yang dapat menyebabkan tersumbatnya
saluran adalah….
A.
|
Komponen
no 1
|
B.
|
Komponen
no 2
|
C.
|
Komponen
no 3
|
D.
|
Komponen
no 4
|
E.
|
Komponen no 5
|
|
|
|
31.
|
Gambar
di bawah adalah komponen-komponen rem tromol. Komponen yang digunakan untuk
menyetel celah (kerenggangan) sepatu rem otomatis adalah….
A.
|
Komponen
no 1
|
B.
|
Komponen
no 2
|
C.
|
Komponen
no 3
|
D.
|
Komponen
no 4
|
E.
|
Komponen no 5
|
|
|
|
32.
|
Jika
free play (gerak bebas) kemudi berlebihan tetapi kondisi streeing gear box
assy baik maka yang perlu diperiksa adalah
A.
|
Kelurusan
Steering columb
|
B.
|
Kebengkokan
poros kemudi (steering Shaft)
|
C.
|
Keovalan
Steering wheel
|
D.
|
Keausan ball joint tie rod
|
E.
|
Keausan
ban
|
|
|
|
33.
|
Untuk
menyetel gerak bebas kemudi komponen yang dapat distel adalah….
A.
|
Keausan
Ball joint tie rod
|
B.
|
Keausan Ball joint tie rod
|
C.
|
Kebengkokan
poros kemudi (steering Shaft)
|
D.
|
Keovalan
Steering wheel
|
E.
|
Keausan
ban
|
|
|
|
34.
|
Gambar
di bawah ini yang menunjukkan cara kerja shock absorber kerja tunggal pada
saat tertarik keatas adalah ….
A.
|
Gambar 1 saja
|
B.
|
Gambar
2 saja
|
C.
|
Gambar3
saja
|
D.
|
Gambar
4 saja
|
E.
|
Gambar
1 dan 2
|
|
|
|
35.
|
Gambar di bawah ini adalah alat servis khusus
(SST). Tentukan SST yang digunakan untuk mengganti komponen shock absorber
suspensi model macperson
A.
|
Gambar 1 saja
|
B.
|
Gambar
2 saja
|
C.
|
Gambar3
saja
|
D.
|
Gambar
4 saja
|
E.
|
Gambar
1 dan 2
|
|
|
|
36.
|
Sistem
lampu kepala sebelah kiri menyala
kurang terang pada saat sakelar
lampu kepala dihidupkan, sedangkan lampu kepala sebelah kanan menyala
terang sempurna. Gangguan ini dapat disebabkan oleh
A.
|
Relay
lampu kepala rusak
|
B.
|
Saklar
lampu kotor
|
C.
|
Tegangan
pengisian hanya 12 volt
|
D.
|
Diameter
kabel lampu kepala sebelah kiri terlalu besar
|
E.
|
Massa untuk lampu kepala sebelah kiri kurang baik
|
|
|
|
37.
|
Pada
bola lampu tanda belok tertera 23 watt 12 volt. Lampu tersebut dirangkai
untuk system tanda belok . Pada rangkaian tersebut sebaiknya dipasang
pengaman (sekering) sebesar
A.
|
15
A
|
B.
|
20
A
|
C.
|
10 A
|
D.
|
25
A
|
E.
|
30
A
|
|
|
|
38.
|
Pernyataan-pernyataan
berikut ini berhubungan dengan cara kerja sistem motor starter. Tentukan
pernyataan yang paling tepat.
A.
|
Pada
saat kunci kontak terminal ST (50) on dan terminal B (30) pada solenoid
sudah terhubung dengan terminal C/F (Field Coil) maka arus dari terminal
50 mengalir ke Pull in Coil dan ke
Hold in Coil
|
B.
|
Pada
saat kunci kontak terminal ST (50) on dan terminal B (30) pada solenoid
sudah terhubung dengan terminal C/F (Field Coil) maka motor starter mulai
berputar lambat
|
C.
|
Pada saat kunci kontak terminal ST
(50) dimatikan (off) , terminal B (30) pada solenoid masih terhubung
dengan terminal C/F (Field Coil) maka arus sesaat masih mengalir ke Pull
in Coil terus ke Hold in Coil dan massa.
|
D.
|
Pada
saat kunci kontak terminal ST (50) on dan terminal B (30) pada solenoid
belum terhubung dengan terminal C/F (Field Coil) maka arus dari terminal
50 hanya mengalir ke Hold in Coil
|
E.
|
Pada
saat kunci kontak terminal ST (50) on dan terminal B (30) pada solenoid
belum terhubung dengan terminal C/F (Field Coil) maka motor stater
langsung berputar cepat
|
|
|
|
39.
|
Gambar
di bawah berhubungan dengan cara kerja sistem pengisian dengan menggunakan
alternator dan regulator mekanik 6 terminal
Gambar
ini menunjukkan cara kerja saat
A.
|
Mesin
hidup saat kecepatan stasioner
|
B.
|
Kunci
Kontak On, mesin masih mati
|
C.
|
Mesin hidup saat kecepatan rendah ke
kecepatan sedang
|
D.
|
Mesin
hidup saat kecepatan tinggi, beban ringan
|
E.
|
Mesin
hidup saat kecepatan tinggi, beban besar
|
|
|
|
40.
|
Gambar di bawah berhubungan dengan pemeriksaan
komponen system starter. Sesaat setelah kabel negative batere dihubungkan
ke terminal C kemudian dilepas lagi seperti pada gambar. Pemeriksaan ini
dilakukan untuk memeriksa :
A.
|
Hold in Coil
|
B.
|
Pull
in Coil
|
C.
|
Pull
in Coil
|
D.
|
Kinerja
motor dengan beban ringan
|
E.
|
Kinerja
motor dengan beban penuh
|
|
|
|
41.
|
Gambar di bawah berhubungan dengan pemeriksaan
komponen sistem pengisian. Pemeriksaan ini dilakukan untuk memeriksa
A.
|
Tahanan
Rotor Coil
|
B.
|
Tahanan
Stator Coil
|
C.
|
Rectifier
Holder (diode) positif
|
D.
|
Rectifier Holder (diode) Negatif
|
E.
|
Tahanan
sikat (brush)
|
|
|
|
42.
|
Pernyataan
berikut berhubungan dengan cara mendiagnosa kerusakan pada sistem starter .
Tentukan pernyataan yang paling tepat
A.
|
Panjang
sikat (brush) yang sudah kurang dari standar batas limit dapat
menyebabkan motor stater cepat panas
|
B.
|
Bushing
(bos) poros motor yang aus dapat menyebabkan arus yang mengalir ke motor
starter menjadi kecil, sehingga motor berputar lambat
|
C.
|
Hold
in Coil yang rusak dapat menyebabkan motor starter berputar lambat
|
D.
|
Pull
in Coil yang rusak dapat menyebabkan motor starter berputar lambat
|
E.
|
Plat kontak solenoid yang aus dapat menghambat arus dari
terminal B (30) sehingga motor starter berputar lambat
|
|
|
|
43.
|
Pernyataan-pernytaan
di bawah ini berhubungan dengan cara kerja AC mobil. Pilihlah pernyataan
yang paling tepat
A.
|
Cairan
Refrigran dari Reciever dengan suhu dan tekanan rendah mengalir ke katup
ekspansi
|
B.
|
Cairan Refrigran dari Reciever mengalir ke katup ekspansi
sehingga suhu dan tekanannya turun
|
C.
|
Cairan
Refrigran dari Reciever mengalir ke katup ekspansi sehingga suhunya turun
dan tekanannya naik
|
D.
|
Cairan
Refrigran dengan suhu dan tekanan rendah mengalir ke reciever
|
E.
|
Gas
Refrigran dengan suhu dan tekanan tinggi mengalir ke reciever
|
|
|
|
44.
|
Untuk
mengisi refrigran (Freon) melalului saluran tekanan tinggi dengan
menggunakan manometer, salah satu langkah yang harus dilakukan adalah
A.
|
Tabung Freon
dibalik agar refrigran yang
keluar menuju saluran tekanan tinggi (ke kondensor) berwujud cair
|
B.
|
Kran tekanan rendah
manometer dibuka sedikit agar refrigran yang mengalir ke kompresor
berwujud gas.
|
C.
|
Menutup
kran tekanan tinggi bila tekanan pada saluran tinggi telah mencapai 25
Kg/cm2 pada putaran
2000 rpm
|
D.
|
Menutup
kran tekanan rendah bila tekanan pada saluran rendah telah mencapai 15
Kg/cm2 pada putaran
2000 rpm
|
E.
|
Menutup
kran tekanan rendah bila tekanan pada saluran rendah telah mencapai 12
Kg/cm2 pada putaran
2000 rpm
|
|
|
|
45.
|
Pernyataan-pernyataan berikut berhubungan dengan
cara mendiagnosa gangguan pada system AC mobil. Pilihlah
pernyataan-pernyatan berikut yang paling tepat
A.
|
Tekanan pada saluran tekanan tinggi kurang dari 10 kg/cm2
pada putaran 1500 rpm dapat menunjukkan kompresor rusak
|
B.
|
Tekanan
pada saluran tekanan rendah lebih besar daripada 3,5 kg/cm2
pada putaran 1500 rpm dapat menunjukkan jumlah refrigran dalam system
kurang
|
C.
|
Tekanan
pada saluran tekanan tinggi 25 kg/cm2 pada putaran 1500 rpm
dapat menyebabkan AC terlalu dingin
|
D.
|
Tekanan
pada saluran tekanan rendah 1,5 kg/cm2 s/d 2,5 kg/cm2
pada putaran 1500 rpm menunjukkan katup ekspansi rusak
|
E.
|
Tekanan pada saluran
tekanan tinggi 25 kg/cm2 pada putaran 1500 rpm dapat
menunjukkan kompresor rusak
|
|
|
|
0 komentar