SISTEM REM ABS (Anti Lock Brake System)

Advertisement
Pada Postingan yang lalu saya telah bahas system rem pada kendaraan khususnya mobil, kali ini saya akan membahas tentang system rem yang sekarang sudah banyak digunakan pada kendaraan kelas menengah.

Faktor keselamatan dan keamanan dalam mengendarai mobil, menjadi salah satu kreteria utama saat ini. Saat ini, setiap produsen mobil, berlomba dalam menempatkan tekhnologi yang menunjang, dari sisi keselamatan penumpang dan pengemudi. Salah satu tekhnologi yang di gunakan adalah, ABS (Anti-lock Braking System). Sistem ini sudah hampir semua produsen mobil menerapkan teknologi ABS ini, baik Toyota, Daihatsu, Honda, Mercedes, Nissan, Ford, Mazda, dan yang lainya.

Lihat gambar rangkaian System Rem ABS di bawah ini pembaca dapat melihat bagaimana komponen-komponen system rem ini saling berhubungan. Untuk lebih jelasnya silakan pembaca dipelajari ulasan materi system rem ABS ini.
  
A.  Komponen-komponen System Rem ABS dan Fungsinya.

 
1. Speed Sensor Depan        :
Mendeteksi kecepatan roda pada masing-masing roda depan.
2. Speed Sensor Belakang :
Mendeteksi kecepatan roda pada masing-masing roda belakang.
3. Valve   :
Katup pengereman pada saat terjadi pengereman
4. Switch Lampu Rem          :
Mendeteksi tanda pengereman dan mengirimkan signal ke ABS computer.
5. Anti-Lock Warning Light :
Lampu menyala sebagai peringatan bahwa pada ABS ada yang tidak berfungsi.
6. ABS Actuator          :
Mengontrol tekanan minyak rem pada masing-masing wheel cylinder dengan signal dari ABS computer.
7. ABS Computer       :
Dengan signal-signal dari masing-masing speed sensor komputer menghitung jumlah akselerasi dan deselerasi, dan mengirim signal ke ABS actuator.

Lalu bagaimana cara kerja rem ABS? Sistem anti-lock braking yang memiliki empat komponen utama yang saling terkait, satu sama lain. Keempat komponen ini memiliki fungsi yang berbeda-beda, kompenen tersebut antara lain:
1. Speed Sensor roda depan dan belakang.
Sensor ini berfungsi untuk membaca kecepatan putaran roda, terdapat di setiap roda atapun di diferensial (tergantung dari pabrik).

2. Katup Pengereman
Di setiap jalur minyak rem terdapat katup, dan katup ini dikendalikan oleh komputer / kontroler ABS. Secara umum, katup rem memiliki tiga posisi yang berbeda.
a.    Katup Posisi Satu:
Pada posisi ini, katup dalam posisi terbuka penuh, sehingga tekanan minyak rem secara penuh, langsung diteruskan ke rem.
b.    Katup Posisi Dua:
Pada posisi ini, katup akan menghalangi tekanan minyak rem, sehingga tekanan tidak akan diteruskan ke rem walaupun pengemudi menekan rem.
c.     Katup Posisi Tiga:
Pada posisi ini, katup akan menghalangi sebagian dari tekanan minyak rem, sehingga tekanan hanya setengah yang diteruskan ke rem, walaupun pengemudi menekan rem secara penuh.

3. ABS Actuator
Fungsi dari actuator ini adalah mengembalikan tekanan pada jalur pengereman yang dilepaskan oleh katup ke rem.

4. Kontroler / Komputer
Fungsi dari alat ini adalah otak yang mengendalikan katup dan mengolah data dari sensor kecepatan.

B.   Cara Kerja Siystem Rem ABS pada Mobil

Sensor kecepatan akan membaca kecepatan mobil setiap saat, dan menyampaikan data kecepatan tersebut ke pada kontroler. Untuk mobil berhenti secara normal di kecepatan 100 kilometer perjam, akan diperlukan waktu selama 5 detik. Tentunya pada saat anda melakukan pengereman normal, tidak akan terjadi penguncian roda kendaraan. Lain ceritanya jika anda melakukan pengereman mendadak, maka roda akan terkunci. Waktu yang diperlukan untuk roda terkunci kurang lebih 1 detik.

Karena kontroler telah di program, untuk dapat menghentikan kendaraan secara maksimal, terkuncinya roda saat pengereman tidak boleh terjadi. Sebelum roda terkunci, kontroler akan mendapatkan data dari sensor kecepatan dan akan memerintahkan katup menghalangi tekanan, dengan cara mengambil katup posisi dua atau katup posisi 3, sesuai perintah dari kontroler. Setelah putaran roda terdeteksi oleh sensor kecepatan, kontroler akan memerintahkan katup untuk mengambil posisi satu, yang membuat tekanan minyak rem kembali dan diteruskan ke rem. Cara kerja rem ABS diatas terjadi sangat cepat, rata-rata sistem ABS pada mobil sekarang, mampu melakukan 15 kali proses tersebut dalam 1 detik.

Demikianlah ulasan materi system rem ABS, dan tentunya disetiap mobil memiliki sistem dan komponen yang berbeda, sesuai dengan kemampuan dan performa mobil dan harga jual dari mobil.


Semoga dapat bermanfaat…!!!!
Advertisement
SISTEM REM ABS (Anti Lock Brake System) | Rohidin Thea | 5

0 komentar:

Post a Comment