SISTEM AIR CONDITIONER (AC)

Advertisement
Pada postingan kali ini saya akan membahas materi tentang system air conditioner yang terdapat pada mobil.

Kondisi cuaca yang panas, palagi di Jakarta yang relative panas tentunya akan tidak nyaman pada saat kita mengendarai mobil, di dalam ruangan mobil yang kecil, panas yang ditimbulkan dari suhu mesin dan dari luar akan menambah keadaan di dalam kabin menjadi tidak nyaman. Untuk mengatasi hal itu maka peranan AC sangatlah diperlukan demi kenyamanan pengendara maupun penumpang yang ada di dalamnya.

Air Conditioner (AC) Mobil adalah suatu rangkaian komponen yang berfungsi sebagai penyejuk ruangan pada kabin kendaraan. Pada prinsipnya AC adalah mneyerap panas pada kondisi ruangan tertutup. Untuk mengahsilkan udara sejuk yang dihasilkan dari system AC tersebut pada dasarnya sistem kerja AC mobil adalah sirkulasi udara (lihat gambar) dimana komponen-komponen berfungsi saling berkaitan satu dengan yang lainnya, dengan freon (gas pendingin) sebagai aliran sirkulasi itu sendiri. aliran tersebut terus-menerus bersirkulasi selama mesin dihidupkan.

 
                 Gambar : Sirkulasi kerja sistem AC
Pada system AC mobil terdapat enam komponen utama dan pipa/hose sebagai penyambung komponen tersebut, Adapun dari  keenam komponen penting dalam ac mobil  trsebut adalah sebagai berikut :
1. Compressor (kompreosr/pompa)

Kompresor adalah sebagai pompa. Yang dihisap dan ditekan adalah freon yang didalamnya terdapat piston atau sitem pengerak lainnya serta dua buah katup tekan dan hisap, yang mana katup tekan adalah berfungsi menyalurkan hasil proses pompa gas freon yang bertekanan tinggi kepada condensor. sedangkan katup hisap berfungsi menarik lagi gas sisa pendinginan pada evaporator. pada compressor terdapat juga magnet clutch yang berfungsi sebagai sistem kelistrikan dan pengontrol putaran kompresor..

Kompresor digerakkan oleh mesin dengan perantara sabuk (belt) bersamaan dengan berputarnya kipas.
                       Gambar : Compressor

2. Condensor

Kondensor terpasang berdampingan dengan radiator. Kondensor ini berfungsi sebagai penyerap panas dan pendingin atau pelepas kalor dari gas freon yang telah melewati proses kerja dari compressor, tekanan tinggi tadi diubah menjadi liquid atau cairan dan dialirkan lagi ke filter driyer. karenanya tidak heran condensor umumnya diletakan pada bagian depan setelah radiator mesin, hal ini bertujuan agar condesor dapat dibantu didinginkan oleh putaran kipas dan aliran udara saat mobil berjalan.

 
                      Gambar : Condensor

3. Receiver driyer (penampung dan penyaring)

Alat ini berfungsi sebagai penampungan dan penyaring cairan yang telah melalui proses pendinginan dari condensor. di dalam filter driyer sendiri terdapat bermacam lapisan saringan yang berfungsi memimalisir dan menyaring kotoran dan uap air sisa-sisa cairan yang ada sehingga hasil terbaiklah yang dialirkan lagi kepada expansi valve.

 
                      Gambar : Receiver Dryer

4. Expansi Valve (katup ekspansi)

Fungsi alat ini adalah sebagai katup pengaturan dan mengecilkan cairan yang setelah melalui proses dari filter driyer. di dalam expansi valve cairan yang ada disemburkan sedemikan kecil (meminimalisir gas freon) sehingga menghasilkan embun dingin dengan tekanan yang lebih rendah kepada evaporator (cooling coil).
 
                  Gambar : Exvansion valve

5. Evaporator

Proses terakhir terjadi pada komponen ini dimana embun bertekanan rendah yang dihasilkan dari expansi valve tadi disalurkan melalui cooling coil melalui pipa-pipa kapiler yang terstruktur pada cooling coil dan telah menjadi dingin karena proses tersebut dan dihembuskan oleh blower yang keduanya terdapat dalam evaporator, sehingga anda dapat merasakan dingin dan sejuk pada kabin ruang kendaraan melalui kisi-kisi angin yang terdapat pada dasbor mobil. Hasil sisa dingin tadi kemudian dikembalikan lagi ke compressor, begitulah proses kerja ac mobil terjadi terus-menerus saat mesin dihidupkan tentunya.

 
                           Gambar : Evaporator

Seperti yang telah disampaikan bahwa sistem kerja ac secara garis besar adalah sirkulasi udara, maka sangat berpengaruh juga dengan kondisi suhu temparatur mesin dan kabin kendaraan. oleh karena itu penting juga untuk menjaga kedua hal tersebut. seperti rajin mengotrol air radiator dan jangan parkirkan kendaraan anda pada panas matahari langsung yang berdampak kabin mesin panas dan memerlukan proses
Pendinginan yang cukup lama.

6. Blower

Blower berfungsi untuk menghembuskan udara sejuk yang dihasilkan dari evaporator ke ruang kabin sehingga udara panas yang terdapat dalam ruangan dapat terserap oleh udara dingin  dari evaporator.
                               Gambar : Blower


Demikianlah penjelasan singkat tentang sistem AC, semoga dapat bermanfaat. 


Advertisement
SISTEM AIR CONDITIONER (AC) | Rohidin Thea | 5

0 komentar:

Post a Comment