9 AKSESORI MOTOR YANG HARUS DIHINDARI SAAT MUSIM HUJAN

Aplikasi aksesori di motor memang dapat menunjang tampilan, tapi pemakaianya harus bijak

Musim hujan telah tiba.Diperlukan persiapan tambahan untuk berkendara dalam hujan dan ditambah kehati-hatian dan kewaspadaan ekstra. Selain itu, usahakan kondisi motor tetap safety dikala hujan. Boleh menggunakan part modifikasi, asal tidak membahayakan dan tidak mengurangi kenyamanan dan visibility, intinya berkendara harus sesuai kondisi.

Terpenting saat berkendara dalam hujan yaitu jangan melakukan modifikasi yang mengganggu kenyamanan, seperti pada bagian mesin dan kelistrikan. Kemudian perhatikan juga traksi roda dan lampu-lampu. pastikan harus sesuai standar.

Banyak part yang modifikasi yang diperuntukan untuk kontes bukan untuk harian. Biar enak waktu musim hujan kembalikan motor ke kondisi satndar.

Berikut 9 aksesori yang harus dihindari.

1. Filter udara racing
Air hujan bisa masuk ke mesin melalui karburator dan berisiko mogok dan menyebabkan mesin rusak.
Filter udara racing
2. Lampu HID
Karena cahayanya berwarna putih, pencahayaan HID kurang maksimal ketika hujan turun dan kondisi berkabut. Sebaiknya pakai yang cahayanya berwarna kekuningan.
Lampu HID
3. Mika Lampu Rem Putih
Selain tidak sesuai standar, mika lampu rem putih juga mengganggu visibility karena bikin silau. Sah-sah saja jika sudah mengaplikasi bohlam atau LED berwarna merah.
Mika Lampu Rem Putih
4. Footstep
Agar tidak licin sebaiknya gunakan footstep yang menggunakan footstep dari bahan karet. Sealin aman juga lebih nyaman. Jangan pakai yang hanya terbuat dari logam, bisa membuat pijakan licin saat hujan.
Footstep
5. Ban Kecil
Secara tampilan memang ok, tetapi secara fungsi tidak. Karena telapak kecilnya dapat mengurangi traksi roda pada saat hujan. Sebaiknya gunakan ukuran yang standar.
Ban Kecil
6. Spion Kecil
Pada saat hujan jarak pandang akan berkurang, jika kaca spion yang digunakan berukuran kecil bisa mengganggu penglihatan.
 Spion Kecil

7. Cover CVT bolong
Musuh utama komponen CVT yaitu debu, oli dan air. Jika jeroan CVT kena air bisa dipastikan akan selip saat dikendarai.
Cover CVT bolong

8. Tromol Bolong
Tampilan memang ok, ala racing look. Tapi air berisko tinggi masuk ke dalam dan mengganggu sistem pengereman.
Tromol Bolong
9. Grip Gas Tanpa Karet
Selain jadi licin saat digunakan, kenyaman jugan berkurang karena tidak ada karetnya. Bisa bikin selip genggaman.
Grip Gas Tanpa Karet


Semoga dapat bermanfaat.

0 komentar