SOAL OTOMOTIF PAKET E

Advertisement
SOAL OTOMOTIF : PAKET E


1.
 
Gambar diatas adalah gambar hasil pengukuran dengan jangka sorong.Garis yang lurus antara skala utama dan skala nonius ditunjukkan oleh anak panah. Kesimpulan hasil pengukuran diatas adalah
A.
60,50 mm
B.
67,05 mm
C.
67,50 mm
D.
67,07 mm
E.
67,70 mm


2.
Salah satu langkah  yang harus diperhatikan pada saat memeriksa kebocoran sistem pendingin dengan menggunakan radiator cap tester adalah
A.
Memompa radiator cap tester sampai tekanannya 0,2 Kg/cm2
B.
Memompa radiator cap tester sampai tekanannya 1,2 Kg/cm2
C.
Memompa radiator cap tester sampai tekanannya 12 Kg/cm2
D.
Suhu mesin harus dipanaskan dulu sampai mencapai suhu kerjanya
E.
Suhu mesin dibiarkan dulu sampai mencapai suhu ruang


3.
Nilai komponen tahanan yang akan diperiksa berkisar 0,2 ohm.Alat yang akan digunakan untuk mengukur adalah Multi Tester.Langkah yang paing tepat untuk mengukur nilai tahanan tersebut adalah
A.
Menempatkan  selector multi tester pada daerah (range) ohm meter dengan Batas ukur x 1 Ω (ohm
B.
Menempatkan  selector multi tester pada daerah (range) ohm meter dengan Batas ukur x 10 Ω (ohm)
C.
Menempatkan  selector multi tester pada daerah (range) ohm meter dengan Batas ukur x 100 Ω (ohm)
D.
Menempatkan  selector multi tester pada daerah (range) ohm meter dengan Batas ukur x 1 K Ω (ohm)
E.
Menempatkan  selector multi tester pada daerah (range) ohm meter dengan Batas ukur x 1 M Ω (ohm)


4.
Manakah pernyataan berikut ini yang paling tepat pada saat melakukan cara pemeriksaan sistem pendinginan
A.
Katup vakum tutup radiator diperiksa dengan menggunakan radiator cap tester
B.
Pembukaan katup thermostat diperiksa dengan menggunakan radiator cap tester
C.
Pembukaan Katup thermostat diperiksa dengan mencelupkian pada air yang suhunya 50o c
D.
Pembukaan Katup thermostat diperiksa dengan mencelupkian pada air yang suhunya 50o F
E.
Pembukaan Katup thermostat diperiksa dengan mencelupkian pada air sampai mencapai suhu kerja mesin (± 900 c)


5.
Langkah pertama untuk memeriksa  kebocoran sistem pendingin
A.
Memasang radiator cap tester yang sesuai pada lubang mulut radiator
B.
Mengganti air di dalam radiator dan mantel-air dengan air yang bersih
C.
Memeriksa kualitas air pendingin
D.
Menambah zat pendingin (coolant) ke dalam radiator
E.
Memompa dulu radiator cap terster beberapa kali, kemudian diapasangkan pada lubang mulut radiator


6.
Salah satu langkah pada saat menyetel tali kipas pendingin adalah
A.
Menggunakan sping scale untuk mengukur berat tali kipas
B.
Menggunakan mistar baja untuk mengukur diameter tali kipas
C.
Mengencangkan kembali baud dudukan alternator bila kelenturan tali kipas sudah sesuai spesifikasi
D.
Mengolesi tali kipas dengan pelumas SAE 10
E.
Mengendorkan baud pengikat puli poros engkol


7.
Cara kerja sistem tenaga (power system ) pada motor bensin yang menggunakan karburator dua barrel adalah
A.
Bahan bakar ditambah melalui power valve dan keluar melalui primary main nozzle
B.
Bahan bakar ditambah melalui power valve dan keluar melalui secondary main nozzle
C.
Bahan bakar ditambah melalui primary main jet dan keluar melalui primary main nozzle
D.
Bahan bakar ditambah melalui power valve dan keluar melalui slow port
E.
Bahan bakar ditambah melalui power valve dan keluar melalui slow port dan primary main nozzle


8.
Bila motor bensin tidak dapat berputar stasioner, tetapi dapat berjalan baik pada putaran tinggi, maka bagian yang perlu diperiksa adalah
A.
Idle port
B.
Primary Main jet
C.
Secondary main jet
D.
Primary main nozzle
E.
Secondary main nozzle


9.
Untuk mengurangi kadar CO pada gas buang dapat dilakukan dengan menyetel karburator. Caranya adalah
A.
Memutar sekrup penyetel gas ke arah dalam (mengencangkan)
B.
Memutar sekrup penyetel gas ke arah luar (mengendorkan
C.
Memutar sekrup campuran idle  ke arah luar (mengendorkan).
D.
Memutar sekrup campuran idle  ke arah dalam (mengencangkan)
E.
Menaikkan tinggi permukaan bahan bakar pada ruang pelampung


10.
Bila kendaraan motor bensin dengan karburator terjadi gejala gangguan, mesin berjalan tesendat-sendat pada putaran tinggi dan bila  gas tidak diturunkan mesin bisa mati, maka kemungkinan kerusakan yang terjadi pada sistem bahan bakarnya adalah
A.
Permukaan bensin di ruang pelampung terlalu tinggi
B.
Sekrup penyetel campuran idle terlalu ke dalam (kencang)
C.
Pompa percepatan tidak berfungsi
D.
Power valve macet
E.
Saringan bahan bakar kotor


11.
Katup delivery pada pompa injeksi motor disel saat bergerak turun kembali menuju dudukannya bekerja ……
A.
melakukan langkah penekanan bahan bakar ke nozzle
B.
mencegahan tetesan bahan bakar pada nozzle
C.
melakukan langkah penghematan bahan bakar
D.
meratakan tekanan
E.
mengegah bahan bakar kembali ke tangki bahan bakar


12.
Salah satu langkah memeriksa saat injeksi bahan bakar pada motor disel.tipe inline dapat dilakukan dengan cara
A.
melepas katup delivery beserta pegasnya, pasang kembali katup delivery holder kemudian memutar poros engkol sampai bahan bakar berhenti keluar dari pompa injeksi no. 1
B.
melepas katup delivery beserta pegasnya, pasang kembali katup delivery holder kemudian memutar poros engkol sampai bahan bakar keluar dari pompa injeksi no. 1
C.
melepas katup delivery beserta pegasnya, pasang kembali katup delivery holder kemudian memutar poros engkol sampai bahan bakar keluar dari pompa injeksi no. 2
D.
melepas katup delivery beserta pegasnya, pasang kembali katup delivery holder kemudian memutar poros engkol sampai bahan bakar keluar dari pompa injeksi no.
E.
melepas katup delivery beserta pegasnya, pasang kembali katup delivery holder kemudian memutar poros engkol sampai bahan bakar keluar dari pompa injeksi no. 4


13.
Pada motor diesel yang menggunakan sistem ruang bakar injeksi langsung (direct injection) terjadi gangguan motor berjalan pincang dapat didiagnosa kemungkinan penyebabnya adalah
A.
Di dalam Pompa injeksi terdapat udara
B.
Sedimenter sudah terlalu banyak mengandung air
C.
Salah satu  nozzle tersumbat
D.
Saat injeksi bahan bakar tidak tepat
E.
Sudut phasing pompa injeksi tidak tepat


14.
Batere/accu mobil yang sudah diisi elektrolit dapat rusak  jika  tidak digunakan dalam waktu yang relatif lama dan tidak diisi (charge). Penyebabnya adalah
A.
Adanya self discharging (pengosongan sendiri)
B.
Bj elektrolit batere naik
C.
Terjadi penguapan asam sulfat
D.
Plat negative batere menjadi rapuh
E.
Plat positif batere mudah mencair


15.
Hasil pengukuran sistem pengapian motor bensin 4 langkah 4 silinder dengan menggunakan dwell tester menunjukkan 62 0 . Cara perbaikannya adalah
A.
Memutar rumah distributor searah putaran rotor
B.
Memutar rumah distributor berlawanan arah putaran rotor
C.
Menyetel celah kontak platina lebih lebar
D.
Menyetel celah kontak platina lebih sempit
E.
Mengampelas titik kontak platina sampai rata


16.
Motor bensin 4 langkah 4 silinder FO 1342 dengan posisi Top 4 ( posisi torak silinder no. 4  berada pada TMA langkah kompresi ), maka katup-katup yang dapat distel adalah….
A.
Katup isap silinder no. 2
B.
Katup buang silinder no. 2
C.
Katup buang silinder no. 3
D.
Katup isap silinder no. 1
E.
Katup buang silinder no. 1


17.
Salah satu syarat untuk memeriksa tekanan kompresi motor bensin 4 langkah 4 silinder adalah……..
A.
Putaran motor minimal 250 rpm
B.
Suhu air pendingin mesin 200 C
C.
Katup gas harus tertutup  penuh
D.
Pastikan saklar AC mobil off
E.
Pastikan semua saklar lampu off


18.
Berikut ini adalah pernyataan-pernyataan yang berhubungan dengan cara kerja kopling gesek jenis diafragma. Pilihlah pernyataan yang paling tepat
A.
Pada saat pedal kopling dilepas penuh maka plat kopling tertekan oleh plat penekan (pressure plate)
B.
Pada saat pedal kopling ditekan maka jarak antara (gap) plat kopling dan plate penekan (pressure Plate) ± 0,1 mm
C.
Pada saat pedal kopling ditekan maka garfu pembebas (release fork) langsung menekan plate penekan (pressure Plate)
D.
Pada saat pedal kopling ditekan maka garfu pembebas (release fork) langsung membebaskan plat kopling
E.
Pada saat pedal kopling dilepas maka plat kopling juga terlepas dari plat penekan


19.
Berikut ini adalah pernyataan-pernyataan yang berhubungan dengan cara pemeriksaan komponen-komponen jenis kopling gesek untuk kendaraan ringan. Pilihlah pernyataan yang paling tepat
A.
Hasil pengkuran kedalaman paku keling plat kopling 1,0 mm, maka plat kopling harus diganti
B.
Hasil pengkuran run out (kerataan permukaan putar) flywheel dengan menggunakan dial gauge 1.0 mm, maka flywheel harus diganti
C.
Hasil pengkuran run out (kerataan permukaan putar) plat kopling dengan menggunakan dial gauge 0,2 mm, maka plat kopling harus diganti
D.
Hasil pengkuran lebar (width) keausan pegas penekan diagfragma 3 mm, maka clutch cover assy harus diganti
E.
Hasil pengkuran kedalaman (depth) keausan pegas penekan diagfragma 0,2 mm, maka clutch cover assy harus diganti


20.
Gambar di bawah ini yang menunjukkan cara penyetelan jarak bebas (free play) kopling adalah …
 
A.
Gambar 2 dan gambar 3
B.
Gambar 1
C.
Gambar 2
D.
Gambar 3
E.
Gambar 1 dan gambar 2


21.
Gambar di bawah ini  menunjukkan cara kerja  transmisi manual tipe synchromesh.
Urutan cara kerja yang benar menurut gambar diatas adalah
A.
Dari gambar 1 ke gambar 2 ke gambar 3
B.
Dari gambar 3 ke gambar 1 ke gambar 2
C.
Dari gambar 3 ke gambar 2 ke gambar 1
D.
Dari gambar 2 ke gambar 1 ke gambar 3
E.
Dari gambar 2 ke gambar 3 ke gambar 1


22.
Gambar di bawah ini menunjukkan pemeriksaan komponen transmisi tipe synchromesh. Bagian yang diperiksa adalah
 
A.
Keausan gigi kecepatan
B.
Keusan gigi synchronizer ring
C.
Celah dorong(clearance) synchronizer ring
D.
Ketebalan gigi synchronizer ring
E.
Tinggi gigi synchronizer ring


23.
Gambar di bawah ini menunjukkan pemeriksaan garden (diffrerential.. Bagian yang diperiksa adalah
 
A.
Keausan ring gear
B.
Run out ( kerataan permukaan putar ring gear)
C.
Backlash ring gear
D.
Lebar ring gear
E.
Jarak antar ring gear dengan drive pinion


24.
Gambar di bawah ini menunjukkan penyetelan garden (diffrerential).


A.
Gambar 1 penyetelan preload drive pinion, gambar 2 penyetelan backlash ring gear
B.
Gambar 1 penyetelan backlash ring gear, gambar 2 penyetelan lanjutan backlash
C.
Gambar 1 penyetelan celah (clearance) ring gear, gambar 2 penyetelan preload drive pinion
D.
Gambar 1 penyetelan backlash ring gear, gambar 2 penyetelan preload drive pinion
E.
Gambar 1 penyetelan celah (clearance) ring gear, gambar 2 penyetelan lanjutan celah (clearance) ring gear


25.
Perhatikan gambar di bawah ini dengan teliti. Kendaraan yang diperiksa ini menggunakan rem depan model cakram (disc brake), sedangkan rem belakang menggunakan rem tromol (drum brake)



A.
Gambar 1 menunjukkan pemeriksaan kelonggaran bantalan hub penggerak depan
B.
Gambar 2 menunjukkan pemeriksaan kelonggoran bantalan hub penggerak depan
C.
Gambar 3 menunjukkan pemeriksaan kelonggoran bantalan hub penggerak depan
D.
Gambar 4 menunjukkan pemeriksaan kelonggaran bantalan poros penggerak belakang
E.
Gambar 3 menunjukkan pemeriksaan run out bantalan poros penggerak belakang


26.
Kode spesifikasi ban  tubeless  185 – R  – 14 - 4PR
Kode tersebut berarti :
A.
14 PR berarti ketebalan ban (cm)
B.
R berarti radius ban
C.
185 berarti lebar ban (mm)
D.
4 PR berarti Lebar ban (cm)
E.
185 berarti batas kecepatan( km/jam)


27.
Perhatikan gambar di bawah ini dengan teliti
 
A.
Bila tromol rem berputar sesuai dengan arah panah maka sepatu rem kiri akan mempunyai tekanan pengereman yang tinggi (leading) dan sepatu rem kanan mempunyai tekanan pengereman yang lemah(trailing)
B.
Bila tromol rem berputar sesuai dengan arah panah maka sepatu rem kiri akan mempunyai tekanan pengereman yang tinggi (leading) dan sepatu rem kanan mempunyai tekanan pengereman yang tinggi (leading)
C.
Bila tromol rem berputar berlawanan dengan arah panah maka sepatu rem kiri akan mempunyai tekanan pengereman yang lemah (trailing) dan sepatu rem kanan mempunyai tekanan pengereman yang tinggi (leading)
D.
Bila tromol rem berputar berlawanan dengan arah panah maka sepatu rem kiri akan mempunyai tekanan pengereman yang tinggi (leading) dan sepatu rem kanan mempunyai tekanan pengereman yang lemah (trailing)
E.
Bila tromol rem berputar sesuai dengan arah panah maka sepatu rem kiri akan mempunyai tekanan pengereman yang lemah (trailing) dan sepatu rem kanan mempunyai tekanan pengereman yang tinggi


28.
Gambar di bawah menunjukkan cara kerja rem cakram tipe :
A.
Fixed Caliper
B.
Double fixed Caliper
C.
Fixed Floating Caliper
D.
Semi fixed Caliper
E.
Floating Caliper


29.
Gambar di bawah adalah komponen-komponen rem tromol.Komponen yang diperiksa diameternya adalah….
 
A.
Komponen no 1 dan 4

B.
Komponen no 2 dan 5
C.
Komponen no 3 dan 5
D.
Komponen no 4 dan 5
E.
Komponen no 1 dan 2


30.
Gambar di bawah adalah komponen-komponen rem cakram.Komponen yang mutlak memerlukan udara bertekanan (kompresor) untuk memeriksa dan membersihkan kotoran yang dapat menyebabkan tersumbatnya saluran adalah….
A.
Komponen no 1
B.
Komponen no 2
C.
Komponen no 3
D.
Komponen no 4
E.
Komponen no 5


31.
Gambar di bawah adalah komponen-komponen rem tromol. Komponen yang digunakan untuk menyetel celah (kerenggangan) sepatu rem otomatis adalah….
 
A.
Komponen no 1
B.
Komponen no 2
C.
Komponen no 3
D.
Komponen no 4
E.
Komponen no 5


32.
Jika free play (gerak bebas) kemudi berlebihan tetapi kondisi streeing gear box assy baik maka yang perlu diperiksa adalah
A.
Kelurusan Steering columb
B.
Kebengkokan poros kemudi (steering Shaft)
C.
Keovalan Steering wheel
D.
Keausan ball joint tie rod
E.
Keausan ban


33.
Untuk menyetel gerak bebas kemudi komponen yang dapat distel adalah….
A.
Keausan Ball joint tie rod
B.
Keausan Ball joint tie rod
C.
Kebengkokan poros kemudi (steering Shaft)
D.
Keovalan Steering wheel
E.
Keausan ban


34.
Gambar di bawah ini yang menunjukkan cara kerja shock absorber kerja tunggal pada saat tertarik keatas adalah ….
 
A.
Gambar 1 saja
B.
Gambar 2 saja
C.
Gambar3 saja
D.
Gambar 4 saja
E.
Gambar 1 dan 2


35.
Gambar di bawah ini adalah alat servis khusus (SST). Tentukan SST yang digunakan untuk mengganti komponen shock absorber suspensi model macperson
 
A.
Gambar 1 saja
B.
Gambar 2 saja
C.
Gambar3 saja
D.
Gambar 4 saja
E.
Gambar 1 dan 2


36.
Sistem lampu kepala sebelah kiri  menyala kurang terang  pada saat sakelar lampu kepala dihidupkan, sedangkan lampu kepala sebelah kanan menyala terang sempurna. Gangguan ini dapat disebabkan oleh
A.
Relay lampu kepala rusak
B.
Saklar lampu kotor
C.
Tegangan pengisian hanya 12 volt
D.
Diameter kabel lampu kepala sebelah kiri terlalu besar
E.
Massa untuk lampu kepala sebelah kiri kurang baik


37.
Pada bola lampu tanda belok tertera 23 watt 12 volt. Lampu tersebut dirangkai untuk system tanda belok . Pada rangkaian tersebut sebaiknya dipasang pengaman (sekering) sebesar
A.
15 A
B.
20 A
C.
10 A
D.
25 A
E.
30 A


38.
Pernyataan-pernyataan berikut ini berhubungan dengan cara kerja sistem motor starter. Tentukan pernyataan yang paling tepat.
A.
Pada saat kunci kontak terminal ST (50) on dan terminal B (30) pada solenoid sudah terhubung dengan terminal C/F (Field Coil) maka arus dari terminal 50  mengalir ke Pull in Coil dan ke Hold in Coil
B.
Pada saat kunci kontak terminal ST (50) on dan terminal B (30) pada solenoid sudah terhubung dengan terminal C/F (Field Coil) maka motor starter mulai berputar lambat
C.
Pada saat kunci kontak terminal ST (50) dimatikan (off) , terminal B (30) pada solenoid masih terhubung dengan terminal C/F (Field Coil) maka arus sesaat masih mengalir ke Pull in Coil terus ke Hold in Coil dan massa.
D.
Pada saat kunci kontak terminal ST (50) on dan terminal B (30) pada solenoid belum terhubung dengan terminal C/F (Field Coil) maka arus dari terminal 50 hanya mengalir ke Hold in Coil
E.
Pada saat kunci kontak terminal ST (50) on dan terminal B (30) pada solenoid belum terhubung dengan terminal C/F (Field Coil) maka motor stater langsung berputar cepat


39.
Gambar di bawah berhubungan dengan cara kerja sistem pengisian dengan menggunakan alternator dan regulator mekanik 6 terminal

Gambar ini menunjukkan cara kerja saat
A.
Mesin hidup saat kecepatan stasioner
B.
Kunci Kontak On, mesin masih mati
C.
Mesin hidup saat kecepatan rendah ke kecepatan sedang
D.
Mesin hidup saat kecepatan tinggi, beban ringan
E.
Mesin hidup saat kecepatan tinggi, beban besar


40.
Gambar di bawah berhubungan dengan pemeriksaan komponen system starter. Sesaat setelah kabel negative batere dihubungkan ke terminal C kemudian dilepas lagi seperti pada gambar. Pemeriksaan ini dilakukan untuk memeriksa :
 
A.
Hold in Coil
B.
Pull in Coil
C.
Pull in Coil
D.
Kinerja motor dengan beban ringan
E.
Kinerja motor dengan beban penuh


41.
Gambar di bawah berhubungan dengan pemeriksaan komponen sistem pengisian. Pemeriksaan ini dilakukan untuk memeriksa
 
A.
Tahanan Rotor Coil
B.
Tahanan Stator Coil
C.
Rectifier Holder (diode) positif
D.
Rectifier Holder (diode) Negatif
E.
Tahanan sikat (brush)


42.
Pernyataan berikut berhubungan dengan cara mendiagnosa kerusakan pada sistem starter . Tentukan pernyataan yang paling tepat
A.
Panjang sikat (brush) yang sudah kurang dari standar batas limit dapat menyebabkan motor stater cepat panas
B.
Bushing (bos) poros motor yang aus dapat menyebabkan arus yang mengalir ke motor starter menjadi kecil, sehingga motor berputar lambat
C.
Hold in Coil yang rusak dapat menyebabkan motor starter berputar lambat
D.
Pull in Coil yang rusak dapat menyebabkan motor starter berputar lambat
E.
Plat kontak solenoid yang aus dapat menghambat arus dari terminal B (30) sehingga motor starter berputar lambat


43.
Pernyataan-pernytaan di bawah ini berhubungan dengan cara kerja AC mobil. Pilihlah pernyataan yang paling tepat
A.
Cairan Refrigran dari Reciever dengan suhu dan tekanan rendah mengalir ke katup ekspansi
B.
Cairan Refrigran dari Reciever mengalir ke katup ekspansi sehingga suhu dan tekanannya turun
C.
Cairan Refrigran dari Reciever mengalir ke katup ekspansi sehingga suhunya turun dan tekanannya naik
D.
Cairan Refrigran dengan suhu dan tekanan rendah mengalir ke reciever
E.
Gas Refrigran dengan suhu dan tekanan tinggi mengalir ke reciever


44.
Untuk mengisi refrigran (Freon) melalului saluran tekanan tinggi dengan menggunakan manometer, salah satu langkah yang harus dilakukan adalah
A.
Tabung Freon  dibalik  agar refrigran  yang  keluar menuju saluran tekanan tinggi (ke kondensor) berwujud cair
B.
Kran tekanan rendah manometer dibuka sedikit agar refrigran yang mengalir ke kompresor berwujud gas.
C.
Menutup kran tekanan tinggi bila tekanan pada saluran tinggi telah mencapai 25 Kg/cm2  pada putaran 2000 rpm
D.
Menutup kran tekanan rendah bila tekanan pada saluran rendah telah mencapai 15 Kg/cm2  pada putaran 2000 rpm
E.
Menutup kran tekanan rendah bila tekanan pada saluran rendah telah mencapai 12 Kg/cm2  pada putaran 2000 rpm


45.
Pernyataan-pernyataan berikut berhubungan dengan cara mendiagnosa gangguan pada system AC mobil. Pilihlah pernyataan-pernyatan berikut yang paling tepat
A.
Tekanan pada saluran tekanan tinggi kurang dari 10 kg/cm2 pada putaran 1500 rpm dapat menunjukkan kompresor rusak
B.
Tekanan pada saluran tekanan rendah lebih besar daripada 3,5 kg/cm2 pada putaran 1500 rpm dapat menunjukkan jumlah refrigran dalam system kurang
C.
Tekanan pada saluran tekanan tinggi 25 kg/cm2 pada putaran 1500 rpm dapat menyebabkan AC terlalu dingin
D.
Tekanan pada saluran tekanan rendah 1,5 kg/cm2 s/d 2,5 kg/cm2 pada putaran 1500 rpm menunjukkan katup ekspansi rusak
E.
Tekanan pada saluran tekanan tinggi 25 kg/cm2 pada putaran 1500 rpm dapat menunjukkan kompresor rusak




Advertisement
SOAL OTOMOTIF PAKET E | Rohidin Thea | 5

0 komentar:

Post a Comment